Pendidikan non formal sebagai sub sistem pendidikan nasional dalam kurun waktu lima tahun terakhir memiliki peranan yang semakin strategis dalam menjawab tantangan yang muncul sebagai akibat dari tuntutan perkembangan pembangunan secara umum yang harus dipenuhi melalui pembangunan pendidikan. Peranan tersebut tidak lagi hanya terbatas pada paradigma sebagai substitusi dan komplemen dari pendidikan formal, tetapi meluas menjadi leading sector yang harus mampu menghasilkan gagasan serta aksi inovatif untuk memecahkan permasalahan pembangunan khususnya dalam hal pembangunan manusia.
Balai Pengembangan Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda (BP-PLSP) Regional II Jayagiri Bandung - satu dari lima Unit Pelaksana Teknis Diraktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah - dengan visi Balai Terdepan dan Unggul dalam inovasi Program-program Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda tahun 2010 untuk empat tahun kedepan, telah menetapkan tiga kerangka dasar yang menjadi landasan komitmen BP-PLSP Regional II Jayagiri terhadap tantangan pendidikan non formal sesuai dengan paradigma di atas. Pertama, standardisasi proses kinerja kelembagaan dan personal secara holistik dan integral melalui penerapan standar manajemen mutu ISO 9001:2000, melalui hal ini diharapkan akan terwujud produk-produk kinerja yang memiliki signifikansi yang tinggi terhadap peran pendidikan non formal dalam pembangunan manusia. Kedua, penerapan konsep, prinsip dan kerangka kerja Education For All (EFA) yang disesuaikan dengan kebijakan nasional sebagai mainstream pada setiap pengembangan dan layanan program serta kegiatan. Ketiga, efektifitas dan efisiensi fasilitasi penguatan pengelolaan program oleh institusi yang menyelenggarakan pendidikan non formal melalui peningkatan koordinasi kinerja dan kemitraan yang dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan baik dengan dinas pendidikan dan institusi yang menangani pendidikan non formal di wilayah koordinasi kerja Regional II, nasional maupun dengan lembaga internasional.
Website yang tersaji ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang keadaan kelembagaan, lingkup program, ketenagaan, Data serta sarana dan prasarana di BP-PLSP Regional II Jayagiri. Harapan lebih jauh, berdasarkan gambaran tersebut akan memunculkan gagasan program dan kegiatan aksi di bidang pendidikan non formal yang dapat dilakukan bersama dengan kami dalam semangat kemitraan dan kesejajaran.
Terima kasih,
Bandung, Mei 2006
Kepala BP-PLSP Regional II
Ade Kusmiadi